Tanpa Judul (Part 1)

air mata ayah ana bercucuran ketika mendengar kabar bahwa ana masuk rumah sakit dan difonis menderita tifus dan liver. setelah mendengar berita itu, keesokan paginya iu ana langsung berangkat menemui ana ditemapt ana di rawat. ibu ana hanya berdiri terdiam dan bercucuran air mata ketika melihat ana terbaring tak berdaya. Anakku kenapa kau bisa menjadi seperti ini?. Aku tidak apa-apa ibu ini, saya hanya kecapeaan saja. Ana di bawah pulang dan dilakukan pemeriksaan kembali di laboratorium, dan ternyata ana negatif terhadap penyakit-penyakit itu. itukan ibu ana baik-baik saja, seharusnya ibu tidak perlu kesini.

Ibu ana merasa lega setelah mendengar bahwa ana negatif tius dan liver. Setelah itu ibu ana pulang dan ana pun tinggal sendiri untuk melanjutkan pendidikannya di jakarta. Ibu nga usah kawatir sama ana bu, anak pasti baik-baik aja koq, pesan ana kepada ibunya ketika ibu ana akan pulang. iya anakku, jaga diri baik-baik ya sayang. ana pun kembali ke aktivitasnya yaitu kuliah dan mengajar.

Ana lu dah sembuh ya. iya nih man Alhamdulliah gua dah sehat sekarang, jawab ana. wah Alhamdulillah klo gitu kan sekarang ada lagi yang ngajarin gua. bisnya nga ada yang bisa ngajarin gua sebaik lu. kata iman dengan lembut. ah bisa aja lu man….

semakin hari ana semakin menikmati hari-harinya, namun ana merasa ada yang tidak beres dengan kesehatannya. Ana merasa dia mengidap suatu penyakit, tapi dia tidak memberanikan diri untuk memeriksakan kesehatannya. disamping dia kawatir bila dia tau dia akan down, biaya yang dibuthkan juga sangat banyak. bertahun-tahun ana menahan perasaan gelisah. tapi dengan semangatnya untuk tetap belajar dan membahagiakan orangtuanya, hal itu terasa tidak ada. Iya selalu merasa sehat, walaupun kondisi kesehatannya kurang baik dia tetap kelihatan sehat. Akibat semangat yang besar itu ana bisa seperti itu.

Ana seorang gadis yang sangat cuek dan penuh semangat. dia tidak pernah peduli dengan perkataan orang mengenai dirinya, kecuali kritikan dan saran-saran yang membangun. Dia selalu berjuang untuk dapat mengejar cita-citanya, walaupun mungkin menurut orang lain itu mustahil. tapi menurutnya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. karna apapun yang Allah kehendaki pasti akan terjadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s