MASALAH GENDER DI DUNIA KERJA DAN POLITIK

Gender merupakan isu yang terkait erat dengan isu-isu lainnya dalam Rencana Aksi Tripartit tentang Pekerjaan yang Layak 2002 –2005. Banyak instansi-instansi yang melakukan kajian untuk mencari solusi dari permasalahan ini, salah satunya adalaha ILO. Strategi Pengarustutamaan Gender ILO Jakarta berupaya membangun komitmen yang lebih besar lagi dalam mempromosikan kesetaraan gender di seluruh bidang kegiatan ILO dan para mitra sosialnya. Salah satu cara untuk mengukur kemajuan bangsa adalah dengan melihat kedudukan dan tingkat perkembangan perempuan dalam lingkup keluarga, masyarakat dan negara.
Sebagai indikator dari kedudukan perempuan ditentukan antara lain oleh kedudukan hukum, tingkat pendidikan, derajat kesehatan, ketenagakerjaan dan peranannya dalam politik dan pemerintahan. Persamaan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan telah dijamin oleh UUD 1945 pasal 27 (1) yang dikuatkan lagi oleh GBHN. Demikian juga secara khusus pasal 31 UUD 1945 dan dimantapkan lagi melalui Sistem Pendidikan Nasional 1989 membuka kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh pendidikan.

Kesenjangan gender yang terjadi selalu merugikan pihak perempuan. Kaum perempuan menghadapi beragam masalah dalam mengakses pendidikan dan pelatihan, dalam mendapatkan pekerjaan, dan dalam memperoleh perlakuan yang sama di tempat kerja. Kendala-kendala ini dapat menimbulkan pelanggaran akan hak-hak dasar serta menghambat kesempatan kaum perempuan dan pada gilirannya akan merugikan masyarakat dan perekonomian Indonesia mengingat hilangnya kontribusi besar yang dapat diberikan kaum perempuan melalui tempat kerja. Tidak hanya di dunia kerja saja, di dunia politik pun terjadi hal yang sama.

Konsep gender yang dipahami sebagian besar orang seringkali bias dan lebih diartikan sangat sempit sebagai sebuah konsep yang hanya membicarakan masalah perempuan dengan kodrat keperempuaanya saja. Padahal gender berbeda dengan jenis kelamin, dia tidak hanya membicarakan perempuan saja ataupun laki-laki saja, bukan juga konsep tentang perbedaan biologis yang dimiliki keduanya. Gender merupakan perbedaan peran laki-laki dan perempuan yang dikonstruksikan (dibangun) oleh masyarakat atau kelompok masyarakat dengan latar belakang budaya dan struktur sosial yang berbeda-beda di setiap daerah, suku, negara dan agama. Oleh karenanya, perbedaan peran, perilaku, sifat laki-laki dan perempuan yang berlaku di suatu tempat/budaya belum tentu sama atau berlaku di tempat yang berbeda (Hayat dkk 2005).

Pada Media Indonesia Jumat 8 oktober 2010, tertuliskan sebuah permasalahan gender yanng terjadi di dunia kerja. Masalah tersebut adalah masih nampaknya kesenjangan antara perempuan dan laki-laki. Hal tersebut terbukti dengan masih sedikitnya jumlah perempuan yang menduduki posisi-posisi penting di dunia kerja tersebut. Padahal sebenarnya di dunia kerja, diperkirakan penduduk perempuan usia kerja tamatan pendidikan tinggi di Indonesia mencapai lebih dari 4,5 juta orang, hampir sama besar dengan yang laki-laki, 4,7 juta. Namun dari seluruh angkatan kerja sekitar 116 juta orang, kira-kira hanya sepertiganya perempuan (Adhitama 2010).

Dalam penelusuran dari sisi pendidikan, menurut Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, akses semua jenjang pendidikan sekarang sudah setara untuk laki-laki dan perempuan. Tetapi, masih ada faktor-faktor penghambat seperti status sosial-ekonomi dan budaya. Itu yang mengakibatkan ketimpangan. Selain di dunia kerja ternyata perempuan juga menghadapi kendala dalam dunia politik. Undang-Undang No 27 Tahun 2007 tentang KPU, No 12 Tahun 2008 tentang Parpol, dan No 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR dan DPRD mengalokasikan 30% untuk anggota perempuan. Toh keterwakilannya di DPR 2009-2014 hanya mencapai 18,03%, yaitu 101 dari jumlah anggota 560 orang (Adhitama 2010). Dengan demikian terdapat masalah kesenjangan gender di dunia kerja serta dunia politik di Indonesia ini.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s